Showing posts with label blubblubblub. Show all posts
Showing posts with label blubblubblub. Show all posts

Thursday, July 17, 2025

Rindu..

Sudah sebulan berlalu sejak kembali dari Baitullah, tapi rasanya hati ini belum benar-benar pulang.

Ya Rabb, sungguh aku merindu. Rindu menapaki Masjidil Haram, rindu mencari shaf untuk menunggu waktu sholat, rindu berjalan menuju pintu no 100, rindu berangkat jam 2 dan menunggu di depan pintu 29 di masjid Nabawi, rindu atas rasa damai saat sujud di sana, rindu suasana yang sulit kugambarkan dengan kata. Ada rasa kangen, ada ruang kosong di dalam hati, seperti ada yang tertinggal di sana.

Setiap hari rasanya ingin kembali. Ingin lagi merasakan tenangnya Mekkah, damainya Madinah, dan haru saat memandang Ka’bah. Semoga Allah izinkan aku, ibu, dan adik-adikku untuk menjadi tamu-Nya lagi, secepatnya.

Sunday, September 18, 2022

About Marriage..

Lately, I find myself affirming more and more that marriage might not be for me.

After everything that’s happened these past three months, that feeling has only grown stronger.

I struggle to accept how some people can act so harshly just because they’re unwell or going through tough times. Being single all this time has taught me a lot—especially about standing on my own and owning every choice I make.

Finding someone who shares the same frequency, the same values, isn’t easy. Even though my faith provides clear guidance on how life should be lived, meeting someone who truly shares that belief… only Allah knows the answer :)

Istirahat Sejenak

Terhitung 4 bulan sejak deaktivate dan logout dari instagram. Kalau ada yang bertanya kemana, jawaban yang keluar adalah istirahat sejenak :D.
Entah kapan akan kembali, mungkin tidak dalam satu tahun ini, atau akan selamanya tutup akun? well let's see.

Yang paling terasa setelah memutuskan rehat dari instagram adalah berkurangnya screen-time secara signifikan. Salah satu godaan sepertinya ya klo ada ig, pasti ingin scroll-scroll timeline, cek discover, kepoin igs teman-teman, dll. 

Lalu klo ga di instagram mainnya kemana? 

Ternyata gantinya screen-time lain adalah twitter :D. lebih sering scroll timelinenya untuk update berita terkini, yang kontennya kadang mengarah ke link berita lengkapnya, dan banyak juga kadang thread menarik yang berisi tips kesehatan, review film, atau sekadar opini kritis tentan keadaan saat ini. 

Setelah sekian bulan rehat dari ig jadi sadar ternyata saya lebih menikmati membaca daripada melihat foto atau postingan yang kadang infonya kurang concise. Well tapi sesekali masih cek discover dan beberapa akun-akun yang saya jadikan referensi karena kontennya yang edukatif. 

Apapun medianya semoga kita selalu menemukan cara untuk belajar tanpa menguras energi, pikiran, dan perasaan ya. 

Stay happy and healthy. 


Medical Checkup

Jam 5:57, bangun kali ke-3 pagi ini. Mata ini ingin melanjutkan tidur, tapi teringat klo wajib datang ke lab untuk medical checkup rutin 2 tahunan. 

Seperti tahun-tahun sebelumnya saat datang ke lab isi form ini itu, lanjut verifikasi data dan konsultasi awal adalah wajib sebelum bisa mulai prosedur checkup. Seperti 2 tahun sebelumnya kali ini paket tambahan yang kupilih adalah +50,000KRW yang termasuk pemeriksaan endoskopi untuk sistem pencernaan atas.

Setelah semua data terverifikasi, petugas akan mengarahkan kita ke ruang ganti. Di sini masing-masing akan diberikan satu set pakaian standar yang akan memudahkan proses cek-up, dan binder yang berisi lembaran-lembaran dokumen yang sebelumnya sudah terisi identitas yang akan diisi di masing-masing step pemeriksaan.

Proses pemeriksaan dilakukan dengan mengikuti arahan, masuk ruang ketika dipanggil mengikuti antrean di kursi masing-masing ruangan. 

Pemeriksaan pertama adalah cek tinggi badan, berat badan, dan tensi darah kemudian dilanjutkan dengan X-Ray. Setelah itu lanjut ke usg, cek bone density, dan pengambilan sampel darah dan urin. Untuk urin dokter akan memberikan 1 gelas kertas dan tube kaca, untuk darah, dokter akan mengambil 2 tube, btw ini terasa sakit ternyata klo kita lama ga disuntik hahahha. 

Lanjut ke pemeriksaan mata, pendengaran, kemudian body measurement, lalu ke doker obgyn yang biasanya bagi orang yg virgin hanya berisi konsultasi. 

Step terakhir adalah endoskopi, nah di bagian ini akan ada penjelasan dari dokter risiko, proses yang akan dilakukan, dan apa saja yang akan diperiksa selama endoskopi berlangsung. Lagi-lagi disuntik untuk input anestesi, dan diminta untuk meminum cairan semacam jelly untuk membantu proses input selang dan reflektor selama proses endoskopi.

Setelah 30 menit proses pemeriksaan dan terbangun dari bius, dilanjutkan dengan konsultasi dokter. Cukup kaget karena banyak banget catatan tak seperti 2 tahun sebelumnya yang hasilnya "normal". Pertanyaan pertama adalah apakah sering makan terlalu malam? makan pedas dan asam? well ternyata dari pemeriksaan terindikasi ada "reflux esophagitis", GERD, dan semacamnya. Agak kaget karena selama ini tidak pernah merasakan keluhan apa-apa hahaha.

Dari hasil ini entah psikomatis atau apa perut jadi bergejolak, merasa sadar ada yang kurang tepat yang terjadi di lambung. Ini jadi catatan diri klo ga boleh makan terlalu malam, kurangin kopi, pedas, dan asam. 

Andai saja tidak med-check mungkin tak akan sadar klo perih di perut sama mual yang kadang-kadang datang ini adalah GERD/reflux esophagitis hahaha. Sepertinya ini cara Allah mengingatkan untuk hidup lebih sehat, jaga makan dan lifestyle. 

Semoga kita semua istiqomah hidup sehat, karena kadang kita baru sadar dan mensyukuri betapa nikmatnya sehat ketika sudah dihadapkan pada kesakitan. 

Wednesday, June 1, 2022

Change

 I am no longer accepting the things I cannot change. I am changing the things I cannot accept - Angela Davis

 

Thursday, May 26, 2022

Kalau nanti masuk surga..

Saat nunggu bis 421 datang, sambil nonton pemandangan foreigner itaewon  antre di depan restoran taco tiba-tiba random

  • T: Klo kita nanti di surga InsyaAllah, kalian kepikiran ga apa yg ga boleh dilakukan di sini tapi pengen dilakukan di sana.
  • I: hmm apa ya, ini yang ga boleh di sini ya
  • T: Iya, yang ga boleh
  • F: Apa ya mbak, mm oiya di surga itu kan ada sungai yang mengalir di dalamnya semacam wine, mm kayaknya itu
  • I: Kalo aku kayaknya pengen foto-foto bareng temen-temen ceweku ga berjilbab trus dengan hairstyle unik beda-beda
  • F: Kalo mbak apa?
  • T: Aku pengen bikin tato wkwkwk, sama pengen pergi ke gunung bareng temen-temen cewe pake short sama sleeveless XD


Sunday, December 14, 2014

Kenangan - Intake 2012

Entah ada angin apa, tiba-tiba pas bersihin file-file lama nemu foto ini. Lupa tepatnya kapan, tapi yang jelas ini diambil ketika kita lagi ikutan Diklat Pribadi Efektif, temen-temen seperjuangan Intake 2012 KAI pasti inget banget momen ini, :D

Yang paling ngena dari perjuangan di diklat ini adalah malam terakhir, ketika kita dijadiin satu ditengah lapangan, dan satu-persatu teman kita diambil. beuh rasanya, kayak uda ga ada hari besok, >.< dan kayaknya kita beneran mau dipisahin. hahaha

Kalo inget inget kejadian itu, rasanya drama banget, tapi lucu juga, :D mewek-mewek dah. Dan diakhir sesi ketika kita sudah diambil sana, kita diwajibkan buat menyampaikan pesan-pesan buat orang yang kita sayang, buat menyampaikan rasa syukur. 

Ah, kebersamaan itu, membuatku tiba-tiba kangen temen-temen KAI, 
apakabar kalian semua? sudah berapa ponakan yang aku punya yaa. 

Sukses buat kalian semua teman !! 


Wednesday, December 10, 2014

Tentang definisi lain narsis

barusan saja saya selesai membaca artikel mbak Ellen Marinka di kompasiana yang judulnya Mau Sukses Ya Harus Narsis 
Sungguh menarik, beliau membuat definisi lain dari narsis yaitu (Nyaman,  Terencana, Sistematis).
Membacanya seolah menambahkan catatan dan nasihat untuk sendiri. Selain itu membuat diri bertanya juga, apakah sudah mengikuti guideline ini?

Membaca bagian definisi "Nyaman", jadi teringat ketika jaman SD atau SMP dulu, seperti anak normal lain, ada kalanya menginginkan sesuatu, baik barang atau non barang lain bukan karena diri sendiri tetapi karena orang lain telah mengalami atau memilikinya. Ya namanya saja anak kecil *ketika itu usia saya masih 12 tahun*. Sedikit ingin menertawakan diri sendiri jadinya kalo mengingat masa itu.

Seiring berjalannya waktu, dan tempaan hidup, sesuatu yang dimiliki orang lain sudah bukan lagi menjadi hal yang menarik. Berangsur, berubah menjadi pertimbangan dan pemikiran apa yang sudah bisa kita capai sendiri.

Kedua tentang "Terencana", jujur, bahkan sampai saat ini ada kalanya saya dihadapkan pada rasa penyesalan karena luput memanfaatkan waktu atau kesempatan yang ada sebelumnya dengan optimal. kadang-kadang berakhir dengan "andai saja...." Ah, kadang ini yang bikin kesal, :D
Semoga penyesalan ini tak sering terulang, let's do our best

Dan terakhir tentang "Sistematis", hmmm, sulit dijelaskan. Apa iya karena natur nya wanita itu terkadang kurang sistematis, kurang logis, dalam berpikir dan bertindak, yang selalu mengedepankan perasaan, dan terlalu sering berada pada situasi "jam goblok" yang tak bisa berpikir jernih ?
Sebisa mungkin ingin menghindari hal ini. Setidaknya harus belajar.

Well, selamat narsis :D

Thursday, July 10, 2014

#PilPres2014 & #PrayForGaza

Perhitungan hasil pemilu presiden tengah berlangsung. Baru kali ini rasanya pemilu berjalan begitu seru, dan yang paling seru lagi, kali ini golput justru bukan sesuatu yang keren, karena saya yakin semuanya pasti ingin punya better Indonesia. Alhamdulillah saya sudah mendapatkan hak dan melaksanakan kewajiban sebagai warga negara indonesia :). Siapa pun nanti yang terpilih semoga bisa membawa Indonesia ke arah lebih baik. Siapa pun yang terpilih kita tetap cari uang sendiri, menunggu jodoh sendiri, dan yang pasti harus mencari kebahagiaan sendiri bukan? jadi tetap akur dan damai ya.
Surat Cinta dari Indonesia

Yang menyedihkan, ditengah ramainya pesta demokrasi di Indonesia, Saudara kita di GAZA juga tengah berduka. Berita terbaru, dalam 3 hari serangan Israel, 93 korban meninggal, dan 500 luka-luka :'((. Kok ya ada orang di dunia ini tega mengatasnamakan demokrasi dan kekuasaan demi mengambil hak hidup orang. Ndak habis pikir sama orang yang lebih memilih berperang dari pada hidup aman dan damai. Semoga Allah melindungi dan menguatkan saudara-saudara kita di Gaza. Kami berhutang pada kalian semua :'(

Mana yang lebih penting, pilpres atau Gaza? Keduanya penting, keduanya butuh perhatian. Yang ndak penting justru mereka yang masih saja sampai saat ini justru tetap tidak berhenti menyebarkan fitnah entah itu tentang calon yang satu, atau calon dua. Mereka ndak capek apa ya? *Ya Allah maafkan aku ikut sedikit terbawa emosi ditengah Puasa.
Jadi mikir, mungkin mereka belum terbuka hati dan pikirannya ya, padahal tenaga, hati dan pikiran mereka bisa melakukan dan menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari sekedar fitnah.
Semoga Allah membukakan hati dan pikiran mereka, agar mereka sadar apa yang dilakukan.


Mari kita sama-sama berdoa, untuk Gaza, untuk Indonesia.

Tuesday, May 13, 2014

Let only the good out

Postingan kali ini murni adalah pendapat pribadi, no offense. Jadi kalo ada temen yang nggak setuju atau tersinggung maafkeun ya :)

Baru-baru ini berbagai media laiknya sedang ramai memperbincangkan pro dan kontra pemblokiran situs video sharing vimeo oleh Trust+ Kominfo yang dianggap melanggar salah satu pasal di UU ITE. *jadi inget waktu kuliah Keamanan Komputer dulu. Penyebab sesungguhnya pemblokiran ini banyak versi. Kalau versi kominfo, jelas berkedok pada UU ITE, tapi ada juga yang beropini bahwa hal ini dipicu oleh video 'Goyang Seronok' dalam sebuah kampange partaiyang dekat dengan kubu sang menteri yang diunggah di situs tersebut (sumber:detik.com).

Hmmm, jika ditanya mana yang benar, mungkin hanya sang pembuat kebijakan yang tahu ya. Yang membuat hal ini ramai dan lucu versi saya, ketika membaca status beberapa teman di sosial media yang menumpat, dan mengolok-olok sang menteri. Well, tak bisa dipungkiri bahwa kebijakan, apalagi yang berkaitan dengan internet pasti menyangkut hajat hidup orang banyak. Dan yang paling kena imbasnya pasti orang yang menggantungkan hidup(*mode lebai) di sana. Kenapa ini jadi lucu? tau ndak kalo sesungguhnya dari status atau umpatan yang diposting di sosial media tak akan mengubah sedikit pun yang namanya kebijakan yang ditetapkan, tapi justru malah memblow up dan secara tidak langsung mengumumkan pada semua yang membacanya bahwa kamu adalah haters no.1 nya pak ini, dan sedang punya banyak waktu luang sampai sempat mengumpulkan info tentang keburukan seseorang selain melakukan hal lain yang lebih bermanfaat.

kata orang sosial media adalah ajang berekpresi dan mengungkapkan "what's on your mind?". Iya bener, tapi bayangkan kalo ada orang yang serius nanggepin, dan sampai melaporkan ke pihak yang berwajib, bisa-bisa ikutan kena pasal UU ITE juga,nah loh, jadi ribet kan. Jadi inget kasus "Dinda" yang men-share status tentang kekesalannya pada ibu hamil, yang menuai banyak protes sampai ramai di berbagai media. Secara tidak langsung citra mbak ini jadi buruk, bahkan orang secara tak langsung, kenal atau tidak, akan mencap mbak ini adalah orang yang super jahat, meskipun sesungguhnya kita tak tau jg seperti apa sifat aslinya *jadi kasian juga.

Moral of the story, sesungguhnya apa pun yang kau bagi, itu juga yang akan kau terima. So, berbagilah dan sebarkan kebaikan, maka kamu akan mendapatkan kebaikan juga. ;)

Spread the positive, since
One scabbed sheep is enough to spoil a flock

Friday, April 4, 2014

Tentang belajar berbagi

Bicara soal sosial media, saya termasuk orang yang agak antipati sama yang namanya sosial media. Facebook, twitter dan sebangsanya, meskipun tak bisa dipungkiri saya sebenernya suka sharing baik foto, video, quote, atau lainnya. Tapi begitu ketemu yang namanya tombol post di facebook, atau tombol tweet di twitter, ada rasa aneh yang sulit digambarkan.Kagum rasanya melihat orang yang dengan instant bisa pasang status, sharing foto, dan yang lainnya di sosial media. Ada di sudut hati keinginan untuk melakukan hal yang sama. Tapi ada rasa yang aneh ketika akan dan sedang melakukan hal tersebut *menekan button share dkk* :D. Kalo di psikologi ini bisa diakategorikan symptoms khusus kalik ya. muehehe.

Ada beberapa teman sampai mengingatkan, dan dengan sukses saya kadang menjadi most wanted person kalo di sosial media, sulit dicari, sulit ditemua. Sampai-sampai, mungkin waktu ulang tahun facebook beberapa bulan lalu, banyak diantara teman-teman yang punya namanya facebook video yang di generate dari apa yang sudah di share, comment, dan foto yang dipublikasikan. sedangkan saya, haha, benar, jawabannya tak ada, karena memang hampir tidak pernah saya mempublish, menshare atau memasang status di facebook. Aah, jadi kangen juga bisa balas komen-komennya temen, bercanda, atau sekedar post di wall teman yang bahkan tak kenal dan tak pernah ketemu untuk sekedar mengucapkan selamat ulang tahun.

Kadang merasa kalo sebenernya saya ini butuh tempat sembunyi, tapi masih ada harapan tempat sembunyi itu nantinya ada orang yang accidentally menemukannya :D. Pemikiran yang aneh ya? Sepertinya saya masi harus belajar, banyak belajar tentang sharing, keikhlasan untuk men-share ilmu, kebahagiaan, dan kesedihan. Belajar mengekspresikan diri. I am not a sociopath, but kinda become one of them If I didn't end this.

Mari belajar berbagi karena
Sharing is caring isn't it :)

Friday, March 28, 2014

Tentang memilih dan Golput

Posting ini direvisi karena terinspirasi dari tulisan Henry Manampiring,
Terima kasih atas inspirasinya om Piring ^^

Beberapa minggu lalu, akhirnya saya berangkat ke KUKRI Busan, untuk apply lapor diri. Sebenarnya saya sudah tiba di sini sejak satu tahun lalu, tapi baru sekarang berniat untuk lapor diri. *sungguh bukan warga negara yang baik. Mungkin beberapa teman, termasuk saya, terkadang berpendapat bahwa lapor diri itu bukan hal penting, tapi jika tiba-tiba ada perang, korea selatan diserang korea utara, karena kita tidak terdaftar sebagai warga negara Indonesia yang sedang di korea. gimana? Naudzubillah, jangan sampe ya. Tapi karena sebentar lagi Negara kita tercinta akan punya gawe, Pemilihan Umum, jika kita tidak melapor, kita akan kehilangan kesempatan untuk menjadi pemilih.

Ngomong-ngomong tentang pemilihan umum, sudahkah teman-teman punya partai, wakil, atau kandidata calon presiden yang akan dipilih nanti? Sampai saat ini saya masih galau rasanya klo ditanya masalah partai, caleg, atau calon presiden yang akan dipilih nanti. Belum ada sosok yang benar-benar saya kagumi, dan saya percaya. Media saat ini mungkin sedang marak dan ramai membicarakan Pak Jokowi, yang mendadak akhirnya menyalonkan diri sebagai Presiden. Mungkin itu bukan niat pribadi beliau, mungkin beliau dipaksa oleh pihak partai *gosipnya begitu, tapi sampai saat ini sesungguhnya kita semua beropini, yang tau cerita sesungguhnya hanya Beliau dan Tuhan yang tahu.
Bagi kita rakyat jelata di kancah politik, yang bisa kita lihat adalah hasil,dan yang bisa kita lakukan adalah, semoga yang baik-baik akan tetap berlanjut, kasihan negeri kita Indonesia ini sudah terlalu banyak masalah. Doa saya semoga Tuhan memilihkan kita dan memberi petunjuk bagi kita warga Indonesia untuk memilih orang yang cocok untuk memimpin negeri ini.

Nyambung dari lapor diri, tujuan utamanya adalah memenuhi kewajiban sebagai warga negara Indonesia yang baik, agar kita termasuk orang yang taat aturan, dan orang yang mampu melaksanakan kewajiban, karena sejatinya kita ingin bangsa kita ini tetap menjadi bangsa yang beradab.Tentang hak dan kewajiban, kalo menuru kalian, memilih itu hak atau kewajiban? Bagi saya memilih adalah keduanya, karena di sisi lain kita berhak memilih apa dan siapa pun sesuai yang kita yakini, namun di sisi lain juga itu juga kewajiban memilihkan Indonesia kita ini yang terbaik.

Ngomong soal pilih memilih, ada teman saya yang kekeuh bakalan golput. Mereka bilang, merasa tidak ada yang baik diantara pilihan yang ada. Lantas, kita tidak melakukan apa-apa gitu? membiarkan yang jahat semakin berkuasa? so bagi mereka yang golput, jangan protes kalo nanti yang terpilih bukan orang yang tepat, karena kalian tidak melaksanakan kewajiban untuk memilihkan yang terbaik.

Bagi saya, kalo ditanya golput atau tidak, saya ikut apa kata Om Piring, saya akan memilih alternatif ketiga. Saya akan memilih yang "least evil" yang paling mending, yang sekiranya ga tambah merusak, karena toh nantinya suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, kita bakal dipimpin orang yang terpilih, Pemilu ini juga sebenarnya mengajarkan ke diri saya sendiri untuk tidak apatis, tidak apatis untuk negeri kita tercinta. Hampir seperempat abad kita diizinkan tinggal dan besar. Teringat suatu quote, "jangan tanya apa yang negaramu berikan untukmu, tapi apa yang bisa kamu persembahkan untuk negaramu.

Well, at last, apa pun pilihan kita, mau pilih golput, mau alternatif ketiga, intinya kita harus saling menghormati pilihan masing-masing. Pada akhirnya kita semua sesungguhnya menginginkan hal yang sama, menjadikan bangsa kita Indonesia tercinta ini bangsa yang lebih  baik, bangsa yang penuh toleransi, menjunjung demokrasi dan bangsa yang beradab.

Selamat menentukan pilihan, ^^

Saturday, March 22, 2014

Adekku, aku rindu

Sebenarnya ini adalah latepost :D
Sekitar seminggu yang lalu, salah satu obrolan voice Kakaotalk dengan Ibu yang biasanya panjang lebar dan ngalor ngidul, malam itu sangat singkat, tapi membuatku makin rindu dengan adekku.
Ini isinya obrolan singkat kami setelah salam,
Ibu : Mbak, sedang ngelab to ?
Aku : Inggih Bu, Ada apakah? tumben telfon nya jam segini?
Ibu : Ini mbak, adek tiba-tiba minta Ibu telfon, katanya abis liat berita pesawat Malaysia yang hilang, pengen tau kakak baik-baik atau gimana di sana?
My Lovely Lil Bro :D

Saat itu juga rasanya saya pengen banget ada pintu kemana saja doraemon, kemudian sampai di rumah, bermain dan bercerita dengan adek kecilku. Saat ini sudah kelas 3 sekolah dasar, rasanya waktu begitu cepat berjalan, seperti baru kemaren adekku yang terakhir ini lahir dengan prematur, yang menyulap ayahku jadi kurir susu setiap 4 jam. Kata Ibu, sekarang adek makin rajin sekolahnya, kadang malas dengan pelajaran yang gurunya tak di suka, tapi begitu bersemangat ketika gurunya baik. Ah dasar anak kecil, *kakak juga dulu begitu kok dek, :D.

Adek, kakak rindu. Baik-baik ya, jaga Ibuk dan Ayah di rumah, yang rajin sholat dan ngajinya, baik-baik di sekolah, jangan mutung belajar bahasa inggris gara-gara gurunya. :)

I Miss You, like everyday
wanna be with you, but you're away
-Beyonce-Missing you

-Titus id-

Sunday, February 9, 2014

Blame the distraction

Today is Sunday, yes everybody in this world notices it. What do you usually do on Sunday? In my case, usually I just spend my whole day watching movies, or unfinished drama, and sometimes reality show like Kpopstar, Indonesian Idol, or just some my favorite US TV series, uhh, such an useless thing right? Today I did some different stuff. I join Mbak Din and Mbak Di going to Dusil, for what? just some silaturahim with other muslimah fellas, and cure my missing feeling on this Mosque.

That's it? i definitely will answer No. I actually plan to go back to my home at 3 p.m, however plan changed. Watching live Kpopstar from sbs streaming tv (korean tv station) and having chitchat about anything with my sisters here is more enjoyable than face the reality that I have to go back to lab to finish my slide for Thursday's presentation.
So if it came out like this, then who is to blame? The answer is me myself. I admit that sometimes it is hard to stick with your schedule and your plan, the situation might change during the process. You yourself and your surrounding of course may affect, but actually yourself the most.
What do you think I am doing right now? Yep I am sitting in front of my computer, writing this post. Again, the distraction win over me.

Do you ever feel it is so hard to concentrate sometimes? You have no idea what to do except doing nothing, think about unimportant think or just listening to the music? Then what do you do to get back your focus? I do this following things
- Listening to the music
- Having a call with my mother
- Read some ayah from Quran to get inspired
- Read some inspiring articles (it can be news, paper *ups, or blog post)
- Singing, record it, then listening my own voice, *this can be a lill narcistic :P
- Writing random blogpost (like what I am doing right now)
Sometimes what I mention above helps me, yes just sometimes, ^^

Anyway, it seems my focus already back,
Let's go back to work, 30 more minutes the day will change into Monday, so let's start this week wonderfully :D

NP: Mad Sounds - Arctic Monkey

Sunday, January 19, 2014

Keluarga, Jodoh, dan Kokologi

Sedikit ingin menertawakan diri sendiri ketika saya menulis ini. Karena tak ada kaitan antar satu kalimat dengan yang lain, satu paragraf dengan yang lainnya. Ah tapi sudahlah, saya hanya ingin menulis.
Beberapa jam yang lalu saya menerima telfon dari ibu di rumah, seperti biasa kami diawali dengan salam dan saling menanyakan kabar dan apa yang sedang dilakukan saat itu.
Jika ada yang menyebut saya orang yang cuek, itu memang benar, jika ada yang menyebut saya orang yang aneh, itu memang benar, jika ada yang menyebut saya orang yang jahat, itu terserah anda yang menilai. Kebaikan atau keburukan pada seseorang memang orang lain yang menilai, akan tetapi objectivitas atas segala penilaian tersebut nampaknya hanya Tuhan yang tahu bukan? Kita sedikitpun tak berhak men-judge seseorang. Simpan penilaian yang buruk itu untukmu sendiri, untuk kau evaluasi, tapi bisa kau sebarkan penilain yang baik itu, bukan untuk pamer atau mendapat pujian, tapi untuk memotivasi diri sendiri untuk menjadi lebih baik.
Berbicara tentang diri sendiri, ada sedikit rasa iri ketika melihat foto-foto yang dipublish di facebook, instagram, atau sosial media lainnya yang berkaitan dengan pasangan, menikah, pre-wed, keluarga atau semacamnya. Saya bisa dibilang orang yang skeptis tentang pernikahan, keluarga bahagia, dan semacamnya, terkadang saya berfikir semua itu hanya ilusi, yang tak mungkin terjadi, dan hanya terjadi di drama korea, bukan di kehidupan nyata. Padahal kenyataannya saya dibesarkan oleh ayah dan ibu yang sangat bahagia dan harmonis, salah satu keluarga yang saya impikan saya miliki di masa depan nanti.
Teringat kokologi, kata orang kokologi adalah salah satu tebakan psikologis yang biasanya jawabannya memang merepresentasikan karakter dan watak, atau sudut pandang seseorang terhadap sesuatu. Berbicara tentang pernikahan, teringat salah satu kuis kokologi yang jawabannya mengindikasikan bahwa saya adalah orang yang menganggap suatu pernikahan adalah hal yang mustahil, imajiner, bahkan tak nyata. Dan saya juga tak paham mengapa saya bisa berpendapat seperti itu. Mungkin pernikahan dan keluarga yang bahagia bagi saya adalah sesuatu yang baru bisa dicapai ketika yang lain-lain sudah terpenuhi. Tapi kembali lagi, bahwa jodoh itu misteri, jodoh itu ada di tangan tuhan, yang bahkan kedatangannya, dan orangnya pun bisa tak kita sangka-sangka sebelumnya.
Kalo ditanya soal jodoh dan pernikahan, yang bisa saya jawab adalah saya sedang menunggu dikirmkan dan dipertemukan oleh yang Maha Kuasa, saya sedang menunggu nya, menunggu dengan penuh munajah. :)
Selamat berbahagia saudara-saudariku , ^^

-Titus id-

Siapa wakilmu ?

Terima kasih kepada mbak Angel Lelga yang menjadi inspirasi postingan ini. Rasanya baru kemaren Indonesia tengah ramai dengan yang namanya Pemilihan presiden. Ini merupakan tahun ketiga dimana mulai wakil rakyat, sampai dengan presiden dipilih melalu pemilihan langsung bukan melalui dewan perwakilan, meskipun tentu saja para wakilnya diajukan melalui berbagai seleksi.
Yang berbeda di 2014 dengan periode sebelumnya adalah, terdapat pencalonan konvensi dari partai. Ini juga saya baru tahu karena nonton mata Najwa. Beberapa diantaranya *yang saya tahu ada Anies Baswedan, Gita Wiryawan, dan Dahlan Iskan. Pertama mendengar nama-nama tersebut di atas, pasti kita langsung tahu, bahwa nama-nama itu adalah nama yang terkenal karena mereka menjadi pembawa inspirasi untuk negeri ini.
In other way, ditengah nama-nama calon yang disebut orang-orang pembawa inspirasi, ternyata ada juga nama yang mendadak heboh diberitakan *ini saya juga tahu berkat nonton Mata Najwa. Nama ini tak bukan adalah Angel Lelga. Tak ada maksud latah mengkritik mbak cantik satu ini, hanya mengingatkan diri sendiri, dan sedikit mengomentari berita yang ada. Hal pertama yang terlintas di benak ketika menonton video cuplikan acara ini adalah, perasaan kasihan dan miris. Mungkin kita tidak bisa menyalahkan beliaunya kenapa mau dijadikan sebagai calon nomor satu di partainya, padahal bahkan ditanya pertanian itu berada di komisi berapa saja masi gugup, atau bahkan ditanya mengapa orang harus memilih anda saja tidak yakin mau menjawab apa. Yang bisa disalahkan bisa jadi orang yang mencalonkan beliau, atau orang yang memiliki pandangan bahwa dengan popularitas masyarakat akan mau saja memilih, tanpa mempertimbangkan keadaan setelahnya. Yang jelas, kalau saya pribadi, jika ditanya, bukan menolak, tapi menyarankan untuk dikader, dan dibimbing terlebih dahulu saja. Agar beliaunya memiliki pemahaman yang baik, memiliki misi yang baik, yang menuju pada goal dan tujuan yang jelas akan melakukan apa nanti jika memang benar terpilih. 
Komentar terakhir untuk menyikapi hal ini adalah, dannn ingatlah, yang tahu akan kemampuan mu adalah dirimu, mungkin ada sebagian orang yang diberkahi kepercayaan diri luar biasa sampai menutup mata bahwa amanah yang diberikan tidak sesuai dengan kemampuan, atau memang sengaja pura-pura tak peduli demi mendukung oknum yang bekerja dibalik konspirasi ini.
Well, jawabnya yang tahu hanya Tuhan mungkin, Jika ditanya presiden siapa yang akan saya pilih, mungkin jawabnya adalah may..maybe pak ini, atau pak itu, atau, ya kita lihat saja nanti :D

Selamat hari senin, ^^

Samsung center - Sasang

Traditional Korean Singer- @Samsung center Sasang

Sunday escape - Sasang Samsung Center

Thursday, January 16, 2014

#365Grateful - Week 1

So, this morning I started the day passionately without taking a shower. Well yeah it’s not a big deal since it’s still winter. No need to touch the water regularly, just when it comes up necessary. Nothing special, but anyway I found very interesting topic, and interesting things to listen to. It is on-line Quran recitation. For women, Although you were on your period, you still able to enjoy this.
Hardly to say, I need to cook my own meal today in exchange of saving my little cent in my pocket. I have to do this, like or not. Gratefully, by using this kinda method I can taste Indonesian food regularly, since my cooking style is truly Indonesian. Fortunately it comes up well, and the result sometimes amazing.
And how about you? Do you prefer buy your meal outside instead of cooking by your own?. Well for me that’s not an option. I need to live and eat well, so that’s the only way I can afford. If we do the calculation, my monthly support fee not enough to buy me pizza. In the other hand, it’s more than enough to buy raw groceries and ingredients but need cooking ability. hehe
Enough talking about my day, some people wonder how about my study? Well yeah, it goes better recently. I start to be able to imagine what is my final goal, although it need many further works.
In the middle of my business, I got a call from delivery service, we call them tekbe. Haha, my rice come, so start from tomorrow again I can taste the 100% Korean rice, thank to mas Ardi who lend me his rice, just let me know if you also need more, I can lend you mine too as exchange.
This is short mind letter for my Mom
Mom, it’s me, I fight my laziness, and every limitation that exist, I need your Du’a and you permission to do all of this.
Alhamdulillah I can experience today as a wonderful and good day. I gather more knowledge, and experience. As day goes by, tomorrow, and the day and days after tomorrow probably I will do the same thing, yeah better thing.
How about your day ? hope it's nice ^^
#Listening Sherlock (UK) - The last vow

Wednesday, January 8, 2014

Morning blabbing

Today I started the day with a little shock since I saw the clock pointed out at 8.50. And yeah because last 2 days I ate fried rice that seasoned instantly with instant seasoning, my throat get worse. I read the article about MSG to be exact, it doesn't cause any danger to our body, however It might cause very dangerous to the person with allergic of MSG.Cant agree more that MSG really make my day.

I don't know why suddenly I would like to talk about financial thingy. muehehe. What's on your mind if you meet someone who willing to spend his/her money for something unuseful ? well the answer is, I can not blame him/her, however we must be wise to spend every cent of our money. It doesn't mean that we are being so stingy because we count every cent we spend, but just think about the sustainability. We still have tomorrow, to make sure we can live, eat, and do everything well, we have to think about this importance issue. The most importance quote is, buy what u need, not what u want. But sometimes, the blingbling of price can't just be ignored.

Blame me for not being wise last night, since I bought new backpack because it cost only 5900 won, OMG it is cheaper than classic potato hashbrown. haha. And you know what, if I didnt hold my desire to pick the sweet shoes, maybe right now I already spend my other 20bucks because there's payless corner soft opening. I didnot have to go to seoul to get the shoes i want, I just need to ride my bike then. :D

Well, This post actually about my last night sin. So,  Lets do productive think today, cao cao, anyyeonggg !! ^^

Selamat jalan adek kecil

Hari ini entah 4 atau 5 hari sepeninggal adek kecil yang bahkan belum sempat diberi nama oleh orangtuanya.

Mendengar dari cerita ibu, ada perih, bercamput tak tega, sedih, dan semua rasa yang tak bisa dideskripsikan lagi.
Selamat menghadap yang Kuasa adek kecil, engkau pengantar surga bagi ibumu. Doa terbaik terkirim untukmu, bukan orang tua, bukan siapa yang salah. Bagaimanapun kita harus dan wajib bersyukur, karena semua yang terjadi, direncanakan, dan ditentukan oleh Nya pasti penuh hikmah.

Selamat padamu adek kecil, selamat bermain dan berbahagia bersama bidadari-bidadari di sana, doakan ibu dan keluargamu di sini, agar bisa melakukan yang terbaik, untuk sesama manusia, dan kepada Allah Subhanahuwata'ala.

Selamat kembali kepada-Nya, kami ikhlaskan dirimu adek  :)